11.6.15

Museum Dibalik Tembok Kokoh Benteng Vredeburg Yogyakarta

Sebuah benteng kokoh berdiri di sebelah timur ujung jalan Malioboro Yogyakarta. Benteng itu sa’at ini menjadi salah satu tempat wisata sejarah yang menarik untuk di kunjungi.

Benteng kuno yang di bangun oleh Belanda pada tahun 1765 bernama benteng Vredeburg. Di dalam benteng yang luasnya sekitar 2000 meter persegi ini, terdapat bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang sudah dipugar sesuai dengan bentuk aslinya.

Museum Dibalik Tembok Kokoh Benteng Vredeburg Yogyakarta
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta | img : wikipidea.org
Bangunan-bangunan tersebut menjadi museum tempat untuk menyimpan koleksi benda-benda bersejarah. Selain koleksi benda bersejarah, foto-foto serta lukisan. Di museum itu juga terdapat beberapa diorama yang menggambarkan perjuangan sebelum proklamasi kemerdekaan hingga masa orde baru.
Benteng Vredeburg atau juga disebut Museum Benteng Yogyakarta mempunyai beberapa fasiltas untuk mempermudah pengunjung mempelajari lebih lanjut mengenai koleksi benda-benda bersejarah yang terdapat di sana, ataupun untuk belajar  lebih banyak mengenai sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Di sana terdapat fasilitas ruang perpustakaan, ruang pertunjukan, ruang seminar maupun diskusi, serta beberapa ruang lainnya yang dilengkapi dengan fasilitas Audio Visual dan hotspot gratis.
Suasana dalam benteng yang relatif tenang, walaupun berada di pusat kota,  membuat pengunjung nyaman untuk belajar lebih banyak mengenai sejarah atau sekedar berdiskusi santai. Apalagi dengan adanya kantin dan mushola, sehingga pengunjung tidak perlu keluar benteng untuk minum atau makan serta menjalankan sholat.
Kegiatan pameran ataupun seminar sering di langsungkan di benteng ini, sehingga pengunjung tidak cepat bosen untuk datang berkunjung lagi.

Suasana tenang dan nyaman di dalam benteng vredeburg yogyakarta
Suasana tenang dan nyaman di dalam benteng vredeburg yogyakarta | img : iberita.com
Awalnya pada tahun 1760, bangunan benteng yang di bangun untuk kepentingan Belanda dalam upayanya memuluskan strategi penjajahan yang sedang di jalankan, merupakan benteng sederhana berbentuk bujur sangkar. Dengan dalih untuk melindungi keraton dari serangan pihak luar, pada tahun 1765 bangunan benteng di bangun secara kokoh dan permanen. Benteng ini juga dilengkapi dengan parit untuk melindungi dari serbuan.
Alamat Museum Benteng Yogyakarta di Jalan A. Yani No. 6. Lokasinya di ujung selatan Jalan Malioboro, berseberangan dengan Istana Negara Yogyakarta. Atau lebih dikenal dengan kawasan titik nol kilometer kota Jogja.
Lokasinya juga dekat dengan Keraton Yogyakarta, sekitar 350 meter ke arah utara.

Jam Buka Museum Vredeburg Yogyakarta
Selasa - Jumat: 08.00 - 16.00 WIB
Sabtu - Minggu: 08.00 - 17.00 WIB
Hari Senin dan hari libur nasional: Tutup
Harga Tiket Masuk
Dewasa: Rp.2.000,00
Anak-anak: Rp.1.000,00


1 komentar:

  1. Benteng Duurstede di Maluku juga banyak sob, tolong kalau bisa dimasukkan juga, Indonesia memang layak untuk dikunjungi. Ayo visit Maluku.

    BalasHapus