Sebagai
sebuah kota budaya, masyarakat kota Yogya seolah mempunyai cara tersendiri
untuk memperjelas identitasnya. Ditengah kepungan billboard iklan yang seakan
menjadi ciri sebuah kota, Yogyakarta masih menyisakan ruang untuk menampilkan
karya seni sebagai salah satu produk budaya.
Dibeberapa
tempat, akan terlihat dengan mudah gambar-gambar di dinding kota. Gambar-gambar
ini dibuat bukan dengan asal gambar seperti halnya kebanyakan coretan
vandalisme yang merusakan pemandangan. Gambar-gambar tersebut merupakan sebuah
karya seni yang disebut dengan seni mural.
![]() |
(seorang pejalan kaki melintasi mural disebuah dinding kota Yogya | img : antaranews.com) |
Lukisan mural yang tersebar di antero kota Yogya, mengangkat tema yang beragam dengan
berbagai gaya dan teknik pembuatan. Ada banyak kelompok seniman mural yang
terlibat dalam pembuat lukisan dinding tersebut.
Fenomena
mural di Yogya sudah mulai sejak beberapa tahun yang lalu. Berawal dari
keperihatinan sekelompok seniman dengan banyaknya aksi coretan vandalisme yang
mengotori dinding bangunan-bangunan yang berada di pinggir jalanan kota.
Keperihatinan
mereka wujudkan dengan membuat mural yang mengubah dinding kotor penuh
corat-coret tulisan orang yang tidak bertanggung jawab, menjadi dinding indah
yang penuh dengan lukisan.
Masyarakat
yang melihat perubahan pemandangan yang terlihat lebih indah, mulai menyukai
hal tersebut. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, segera bermunculan
mural-mural lain yang menghiasi dinding-dinding kota.
![]() |
(sekelompok pemuda sedang melukis sebuah toko di Yogyakarta | img : indonesiakreatif.net) |
Kelompok-kelompok
seniman mural yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai bermunculan. Hal ini
juga tidak terlepas dari banyaknya bibit seniman muda serta dukungan dari
masyarakat dan pemerintah.
Dukungan masyarakat
diwujudkan dengan mengirim makanan, minuman atau sekedar berkumpul menyaksikan
proses pembuatan mural yang seringkali dilakukan pada malam hari.
Tidak sedikit
masyarakat yang merelakan dinding bangunan, bahkan pintu toko mereka, untuk digunakan sebagai
media melukis mural.
Seni mural
merupakan sebuah seni menggambar atau melukis pada media dinding, tembok, atau
bagian lain dari sebuah bangunan yang mempunyai permukaan luas.
Secara
definisi, menurut Susanto (2002 : 76) mural adalah sebuah lukisan besar yang
dibuat untuk mendukung ruang arsitektur. Dengan definisi ini, maka dinding yang
merupakan salah satu unsur bangunan, tidak hanya dianggap sebagai pembatas
ruang saja, namun merupakan sebuah kanvas besar untuk media melukis yang
memperindah arsitektur bangunan secara keseluruhan.
Sekarang seni
mural sudah semakin populer di masyarakat kota Yogya. Tidak hanya para seniman
yang menghiasi dinding kota dengan seni mural, banyak warga yang berinisiatif untuk
menghiasi dinding di kampung mereka.
wah ternyata begitu ya tentang gambar mural, mungkin lain kali ane buat juga eheh
BalasHapusDaerah mana kalo dr uad
BalasHapus